Sejarah
Sky Aviation pertama kali didirikan sebagai maskapai penerbangan
sewaan dengan dua pesawat Cirrus. Setelah perubahan manajemen pada tahun
2010, Sky Aviation melakukan ekspansi dan berubah menjadi maskapai
dengan jadwal tetap. Pada tahun 2010, Sky Aviation menambahkan Cessna Grand Caravan untuk melayani rute penerbangan Surabaya, Banyuwangi dan Denpasar. Rute ini secara resmi diluncurkan di Banyuwangi pada 29 Desember 2010.
Pada kuartal pertama tahun 2011, Sky Aviation menambah pesawat Fokker 50. Pesawat Fokker ini sekarang sudah melayani rute-rute baru diseluruh Indonesia.
Pada Agustus 2012, Sky Aviation menambah 12 buah pesawat Sukhoi Superjet 100 untuk memperkuat layanan Sky Aviation. Pada tahun 2013, 10 buah pesawat Skylander SK-105 juga akan memperkuat jajaran pesawat Sky Aviation.
Sky Aviation telah mengambil Malaka sebagai tujuan internasionalnya yang pertama. Layanan ini dilakukan dari Pekanbaru, Indonesia, dan diluncurkan di Bandar Udara Internasional Malaka di Batu berendam pada tanggal 6 Desember 2011
oleh Ketua Komite Transportasi, Informasi, Persatuan dan Konsumen
Malaka, Datuk Ghazale Mohamad atas nama Ketua Menteri Datuk Seri Mohd
Ali Rustam dan Direktur Utama Sky Aviation Krisman Taringan.
Pesawat Sky Aviation :
| Aircraft | In Fleet | Orders | Passengers | Notes |
|---|---|---|---|---|
| Cirrus SR-20 | 1 | 0 | 3 | |
| Cirrus SR-22 | 1 | 0 | 3 | |
| Cessna Grand Caravan | 1 | 0 | 9 | |
| Fokker 50 | 3 | 0 | 50 | |
| Sukhoi Superjet 100 | 0 | 12 | 100 | Deliveries: 2012-2015 |
| Skylander | 0 | 10 | 19 | Deliveries: 2013-2015 |
| Total | 6 | 22 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar